Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Hadiri HUT Pemuda Pancasila ke-67, Bupati Simalungun Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Jaga Kamtibmas

×

Hadiri HUT Pemuda Pancasila ke-67, Bupati Simalungun Ajak Pemuda Perkuat Persatuan dan Jaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Camat Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (28/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta aktif mendukung pembangunan daerah.

Bupati menegaskan bahwa peringatan hari jadi organisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan, melakukan introspeksi, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pancasila harus menjadi pedoman dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial hendaknya tercermin dalam setiap aktivitas kita,” ujar Bupati.

Baca Juga  Polsek Medang Deras Gencar Patroli Antisipasi Kejahatan Jalanan

Bupati berharap Pemuda Pancasila dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati hukum, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Jadilah perekat di tengah masyarakat, bukan sumber perpecahan. Perbedaan pilihan politik, suku, agama, dan pandangan hendaknya tidak merusak persaudaraan kita,” pesannya.

Bupati menekankan lima hal utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh kader, yaitu: Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa; Mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat; Mendorong kemajuan generasi muda; Berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan; Menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.

“Kebesaran sebuah organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggotanya, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Semakin besar organisasi, semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberikan contoh yang baik,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *