Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Pria Lansia Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Hinalang, Polsek Purba Imbau Keluarga atau Warga yang Mengenal Segera Hubungi Polisi

×

Pria Lansia Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Hinalang, Polsek Purba Imbau Keluarga atau Warga yang Mengenal Segera Hubungi Polisi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – Dewanusantaranews.com – Polsek Purba Polres Simalungun Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani penemuan seorang pria lanjut usia tanpa identitas yang meninggal dunia di Dusun Simpang Hinalang, Nagori Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Polisi kini mengimbau keluarga atau masyarakat yang mengenal korban agar segera datang ke Polsek Purba.

Hal itu disampaikan Kapolsek Purba Polres Simalungun IPTU Budianto Silalahi saat dikonfirmasi pada Rabu (21/10/2026) sekira pukul 13.22 WIB.

“Ini bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui kegiatan Polres Simalungun yang berintegritas dan humanis dalam melayani, dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar IPTU Budianto Silalahi.

Kapolsek meminta siapa pun yang mengetahui, mengenal, atau merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri korban untuk segera menghubungi pihak kepolisian. “Apabila mengetahui atau mengenal korban, silakan hubungi call center 110 Polri atau layanan Halo Pak Kapolres Simalungun di nomor +62 811-6501-516. Bisa juga langsung menghubungi saya di nomor +62 853-5914-2424,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolres Siak Bersama Forkopimda, KPU dan Bawaslu Lakukan Pengecekan Kesiapan TPS Khusus di Rutan Kelas II B Siak

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia 65 tahun, dan diketahui mengalami gangguan jiwa. Ciri-cirinya berambut serta berjenggot putih, tinggi sekitar 165 sentimeter, mengenakan kaos kuning lengan biru dan celana keper cokelat. Alamat korban hingga kini belum diketahui.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban pertama kali ditemukan pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 20.30 WIB di samping rumah milik Rahmat Karo-karo. Peristiwa bermula ketika Masrayana Saragih menyuruh keponakannya, Rahma Br Perangin-angin, memasukkan sepeda motor dari samping rumah.

Saat hendak memasukkan sepeda motor, Rahma melihat korban tergeletak dengan wajah tertutup selimut dan menghalangi pintu samping rumah. Rahma sempat meminta korban bergeser, namun tidak ada jawaban. Ia lalu memanggil Selamet Rahayu, tetangganya, untuk memeriksa. Setelah selimut dibuka, keduanya mendapati korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga  Polri Hadir untuk Pekerja Indonesia : Desk Ketenagakerjaan Polres Simalungun Buktikan Komitmen Nyata Lindungi Hak Buruh dan Pekerja Migran

Masrayana Saragih kemudian menyampaikan kejadian itu kepada Gamot Dusun Simpang Hinalang, Melky Sedek Hamonangan S. Sekira pukul 21.00 WIB, Melky melaporkannya kepada personel piket jaga Polsek Purba, AIPDA L. Situmeang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *