SIMALUNGUN – Dewanusantaranews.com – Kepolisian Resor (Polres) Simalungun Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan kinerja profesional dan humanis dalam melayani masyarakat. Melalui kerja sama Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Inafis Polres Simalungun, dan Tim Inafis Polda Sumut, identitas korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang sebelumnya belum dikenali (Mister X) berhasil diungkap. Atas kerja keras tersebut, pihak keluarga korban menyampaikan ucapan terima kasih.
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Kamis (15/10/2026) sekira pukul 17.50 WIB.
“Ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun Polda Sumatera Utara berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” ujar AKP Verry Purba.
Kegiatan pencarian identitas korban dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) mulai pukul 14.30 WIB hingga selesai, bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) D. Jasamen Saragih, Kota Pematang Siantar. Personel Satlantas Polres Simalungun bersama Inafis Polres Simalungun dan Inafis Polda Sumut melakukan pencarian identitas korban kecelakaan tabrak lari yang sebelumnya tidak dikenali.
Peristiwa tabrak lari tersebut terjadi pada Selasa (13/10/2026) sekira pukul 01.30 WIB di Simpang Dolok Ayan Nag, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun. Korban yang belum diketahui jati dirinya dan sempat disebut Mister X itu dirawat di rumah sakit tanpa ada keluarga yang diketahui.
“Personel Gakkum Satlantas Polres Simalungun bersama Inafis Polres Simalungun dan Inafis Polda Sumut melaksanakan pencarian identitas korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di Simpang Dolok Ayan Nag,” ungkap AKP Verry Purba.
Berkat kerja keras dan koordinasi yang solid antarunit, identitas korban akhirnya berhasil diketahui. Setelah identitas dipastikan, pihak kepolisian segera menghubungi keluarga korban dan menyerahkan jenazah agar dapat dikebumikan secara layak.
“Selanjutnya korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dapat dikebumikan,” jelas AKP Verry Purba.
Proses penyerahan berlangsung dalam suasana haru. Pihak keluarga yang selama beberapa hari tidak mengetahui keberadaan anggota keluarganya akhirnya mendapat kepastian. Mereka menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras membantu menemukan identitas korban.












