Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka

×

Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka

Sebarkan artikel ini

Siak – Dewanusantaranews.com – Ribuan warga memadati kawasan depan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah, untuk menyaksikan pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah/2026 yang digelar oleh Badan Komisi Remaja Masjid Indonesia (BKPMRI) Kabupaten Siak.

Bupati Siak Afni mengatakan, pawai obor ini upaya menghidupkan kembali tradisi masyarakat dalam menyemarakkan malam 1 Muharam sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif generasi muda untuk lebih dekat dengan masjid dan kegiatan keagamaan.

“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan perdana dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya kita untuk menghidupkan kembali pawai obor di Kabupaten Siak. InsyaAllah kita akan terus maksimalkan ke depan,” ujar Bupati Afni, Senin (15/6/2026) malam.

Baca Juga  Operasi Ketupat Dimulai, Fauzi Asni Ingatkan Masyarakat Untuk Displin Berkendara dan Jaga Kamtibmas Lingkungan

Upaya pembiasaan generasi muda untuk mencintai masjid dan surau terus didorong, dengan harapan anak-anak lebih dekat dengan kegiatan keagamaan seperti salat berjamaah, zikir, salawat, dan membaca Al-Qur’an. Hal ini juga membutuhkan dukungan orang tua serta peran para guru di sekolah.

Selain itu, Afni juga mengingatkan bahwa tradisi pawai obor memiliki nilai sejarah, ketika masyarakat dahulu menggunakan obor sebagai penerang dalam perjalanan menuju masjid atau surau di malam hari.

“Dulu masyarakat menggunakan obor karena belum ada listrik. Nilai sejarah ini yang ingin kita hidupkan kembali sebagai bagian dari tradisi dan syiar Islam,” jelasnya.

“Mari kita ringankan langkah kita menuju masjid dan surau. Biasakan anak-anak kita dengan zikir, salawat, dan membaca Al-Qur’an. InsyaAllah, kita berharap negeri ini menjadi baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” lanjutnya.

Baca Juga  Kades Malas Hadiri Rapat Camat, Staf Desa Dipaksa Ganti Tugas Berulang Kali

Suasana malam 1 Muharam di pusat Kota pusaka semakin semarak. Cahaya obor yang dibawa sekitar 1.200 peserta menyala serentak, membentuk iring-iringan panjang di depan Istana Siak Asserayah Al Hasyimiah. Lantunan salawat yang mengiringi langkah peserta menambah suasana khidmat di tengah antusiasme masyarakat yang memadati lokasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *