P. Siantar – Dewanusantaranews.com – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH hadir mengikuti upacara Hari lahir (Harla) Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan H Adam Malik Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar, Senin 1 Juni 2026 pagi sekira pukul : 08.00 Wib.
Upacara tersebut Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi S.H. M.KN bertindak Inspektur upacara (Irup) dan Komandan Upacara (DanUp) KAPTEN Inf. Teguh Sugiono serta turut diikuti Ketua TP. PKK Kota Pematangsianțar Ny. Liswati Wesly Silalahi, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH, Sekda Pemko Kota Pematangsiantar JUNaidi antonius sitanggang SSTP, M.Si, Dandim 0207/SML LETKOL INF Gede Aguss D.P, S.Sos, M.M.A.S, M.Han Diwakili, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar Erwin Purba SH.
Kemudian Unsur Forkopimda Pematangsiantar Barisan Camat dan Lurah : 1 SST, Barisan Kodim 0207/Sml 1 SST, Barisan Yonif 122/TS 1 SST, Barisan Polres Pematangsiantar 1 SST, Barisan OPD Pematangsiantar 1 SST, Barisan Pelajar SMA 1 SST, Barisan Pelajar SMP 1 SST dan Barusan Pramuka 1 SST.
Rangkaian upacara diawali penghormatan kepada Inspektur Upacara, dilanjutkan pengibaran Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Pematangsiantar. Lalu pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta amanat Inspektur Upacara yang mengajak seluruh peserta untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pematangsiantar membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia dalam rangka Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang abadi.












