Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Pasca Kongres Ke-34 HMI MPO di Pekanbaru, Panpel Belum Dibubarkan & Transparansi Anggaran Dipertanyakan?

×

Pasca Kongres Ke-34 HMI MPO di Pekanbaru, Panpel Belum Dibubarkan & Transparansi Anggaran Dipertanyakan?

Sebarkan artikel ini

Pekanbaru, Riau II – Dewanusantaranews.com — Kongres Ke-34 Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) yang di gelar di Asrama Haji Pekanbaru ,sejak tanggal 25 -31 Mei 2025 telah berlalu. Namun, dibalik suksesnya pelaksanaan kegiatan akbar tersebut, muncul sorotan tajam terkait transparansi anggaran yang dikelola oleh Panitia Nasional Kongres(Panasko), dan Panitia Lokal (Panlok), serta , dari HMI Cabang Pekanbaru selaku tuan rumah acara.

Sejumlah peserta kongres dan kader HMI menyoroti minimnya keterbukaan informasi mengenai alokasi dana, sumber pendanaan, serta bentuk pertanggung- jawaban yang seharusnya disampaikan secara terbuka pasca kegiatan ?. Padahal, sebagai Organisasi kaderisasi yang menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas, transparansi anggaran menjadi hal yang mutlak untuk menjaga marwah Organisasi.

Baca Juga  Sat Lantas Polres Tebing Tinggi Pengaturan Lalulintas di 20 Titik

“Kongres adalah momentum besar yang menyedot anggaran tidak sedikit. Oleh karena itu, penting bagi Panitia dan tuan rumah untuk membuka secara jelas laporan keuangan agar tidak menimbulkan kecurigaan ataupun prasangka buruk di internal Organisasi,” ujar salah satu Kader yang enggan namanya disebut, kepada Media ini, senin (18/8/2025) sore.

Sejumlah pihak juga menegaskan bahwa, HMI MPO Cabang Pekanbaru tidak boleh dijadikan sebagai ladang mencari keuntungan pribadi atau memperkaya diri melalui agenda kongres. Sebagai Organisasi perjuangan, HMI seharusnya menampilkan wajah idealisme, bukan pragmatisme yang justru menciderai nilai-nilai ke-HMI-an.
Bahkan, desakan agar Panitia segera mempublikasikan laporan pertanggung-jawaban keuangan juga mulai ramai dibicarakan di internal HMI. Banyak yang menilai, tanpa adanya keterbukaan, potensi konflik dan ketidakpercayaan antar kader akan semakin menguat.

Baca Juga  Polsek Bandar Khalifah Laksanakan Patroli Blue Light Dan Sambangi Masyarakat

Selain itu, publik juga berharap agar momentum ini dijadikan refleksi penting bagi HMI MPO dalam memperkuat budaya transparansi dan tata kelola Organisasi yang baik. Sebab, Kader HMI sebagai calon Pemimpin Bangsa, seharusnya menjadi teladan dalam mengedepankan akuntabilitas, bukan justru terjebak pada praktik yang mereduksi kepercayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *