Pontianak, Kalimantan Barat – 18 Mei 2025 – Dewanusantaranews.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) berhasil meringkus seorang pria berinisial MRN, yang diduga merupakan operator kunci dalam jaringan perdagangan emas ilegal (PETI) di Kalimantan Barat. Penangkapan dilakukan pada Sabtu sore (18/5), sekitar pukul 16.50 WIB, dalam sebuah operasi tertutup di kawasan Jalan Meranti, Kota Pontianak.
Menurut kesaksian warga sekitar, penangkapan dilakukan oleh sejumlah personel yang mengaku berasal dari Polda Kalbar. Seorang saksi mata, Sagiman, mengatakan kepada awak media bahwa operasi tersebut berlangsung cepat dan sempat menarik perhatian warga.
“Tadi sore ada penangkapan di depan rumah besar itu. Saya sempat tanya-tanya, katanya dari Polda. Orang yang ditangkap sempat berontak, tapi akhirnya bisa diamankan,” ujar Sagiman saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, sejak malam sebelumnya, sudah terlihat aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. “Dari tadi malam ada beberapa orang asing datang dan berhenti di sekitar rumah. Pagi tadi juga ada mobil yang parkir cukup lama di depan,” imbuhnya.
Sagiman menceritakan, pria yang ditangkap tiba menggunakan sepeda motor dan langsung didekati oleh dua mobil yang tiba-tiba berhenti di depan rumah tersebut. Sekitar sepuluh orang turun dari mobil dan langsung menangkap pria itu tanpa perlawanan berarti.
“Petugas langsung menggeledah tas yang dibawanya dan membawa orang itu pergi. Mereka tidak sempat masuk ke dalam rumah,” jelasnya.












