Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Digelarnya Upacara Hari Bela Negara Ke – 76 Tahun 2024 Pemprovsu Berthema “GELORAKAN BELA NEGARA UNTUK INDONESIA MAJU”

×

Digelarnya Upacara Hari Bela Negara Ke – 76 Tahun 2024 Pemprovsu Berthema “GELORAKAN BELA NEGARA UNTUK INDONESIA MAJU”

Sebarkan artikel ini

Medan (Sumut) – Dewanusantaranews.com – Pada hari Kamis 19 Desember 2024, sekitar pukul 08:30 Wib bertempat di halaman gedung kantor Gubernur Jalan Diponegoro Kecamatan Medan Polonia Kota Medan, telah dilaksanakan kegiatan Upacara Hari Bela Negara ke – 76 tahun 2024 dengan tema *Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju*, selaku Inspektur upacara Pj. Sekdaprovsu Bapak M.A EFFENDY POHAN dengan peserta ± 500 orang.

Adapun peserta yang hadir dalam upacara tersebut :
1. Unsur Forkopimda Provsu
2. Kepala OPD Pemprovsu

. Susunan Peserta upacara :
1. 1 SST Kodam 1 BB.
2. 1 SST Lanud Soewondo.
3. 1 SST Lanal 1
4. 1 SST Brimobdasu.
5. 1 SST BPBD Provsu
6. 1 SST Satpol PP Provsu
7. 2 SST Korpri
8. 1 SST KBNI Provsu
9. 1 SST FBN Provsu
10. 1 SST PP
11. 1 SST Laskar Merah Putih.
12. 1 SST Hipakad
13. 1 Regu Pramuka Kwardasu
14. 1 Regu PPI Provsu
15. 1 Regu IARMI
16. 1 Regu Siswa SMA
17. 1 SST Tonsik Satpol PP Provsu
18. 1 Regu FKPPI Provsu
19. 1 Regu GM FKPPI
20. 1 Regu Angkatan Muda Siliwangi

Baca Juga  Jelang Akhir Masa Kampanye, ROIS Intensifkan Program Linggau Tersenyum

Tertib upacara :
1. Komandan upacara memasuki lapangan upacara.
2. Inspektur upacara memasuki lapangan upacara.
3. Penghormatan
3. Menyanyikan lagu Indonesia Raya.
4. Mars Bela Negara
5. Mengheningkan Cipta
6. Pembacaan Ikrar Bela Negara
7. Pembacaan Sambutan Presiden RI
8. Doa
9. Penghormatan
10. selesai

Pembacaan amanat Presiden RI oleh Inspektur Upacara Bapak Sekdaprovsu menyampaikan :

Saat ini, sebagai bangsa yang besar, kita menghadapi dinamika konstelasi geopolitik, ekonomi dunia yang berubah pasca perang dingin, gelombang perdagangan bebas dan tekanan integrasi ekonomi regional akan semakin besar dalam beberapa tahun ke depan.

Perdagangan bebas telah menjadi agenda yang didorong oleh hampir semua negara di dunia. Persaingan ekonomi antar negara diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, terutama dalam hal penguasaan akses sumberdaya maritim, energi dan pangan. Inilah tantangan konkrit yang kita harus hadapi bersama. Apabila kita lengah maka bangsa Indonesia akan tertinggal dan tergulung oleh perubahan ekonomi dan politik dunia tersebut.

Baca Juga  Bupati Afni Lepas 257 Jemaah Calon Haji, Titip Doa untuk Siak

Kita juga menghadapi tantangan dalam mengelola kemajemukan. Kemajemukan bisa menjadi kekuatan yang maha dahsyat jika kita mampu menjaganya dengan baik, banyak contoh yang bisa kita lihat, bagaimana suatu bangsa harus menghadapi takdir sejarahnya menjadi terpecah-belah, tercerai-berai karena tidak mampu menjaga kemajemukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *